Sejarah Kancing Baju


Sepele memang dengan hal yang sekecil ini, namun apa yang terjadi jika tidak ada kancing,hahaha..


Jika diperhatikan letak lubang kancing baju pria dan wanita berbeda. Lubang kancing wanita ada di sebelah kanan sedangkan lubang kancing pria ada di sebelah kiri.
Ada 2 penjelasan tentang ini, langsung saja cekidot...!!
 
Penjelasan pertama :
Konon, hal ini dikarenakan penciptaan letak lubang kancing diseusaikan dengan pemakainya.
Jika wanita, karena memakai bajunya sendiri, maka akan lebih mudah jika letak lubang kancingnya di sebelah kanan, sedangkan pada masa penciptaannya dahulu, pria akan selalu dipakaikan oleh wanitanya, sehingga untuk memudahkan wanitanya, letak lubang kancing pria ada di sebelah kiri. Hingga penciptaannya sampai hari ini, letak lubang kancing tersebut masih berlaku, walaupun saat ini banyak pria yang memakai baju sendiri.

 Penjelasan Kedua :
Awalnya dulu kala memang susunan kancing baju pria dan wanita sama saja yaitu dijahit pada sisi sebelah kiri baju. Kemudian pada zaman abad pertengahan, model pakaian pria mengikuti bentuk pakaian perang dan mode adu senjata yaitu masih menggunakan pertarungan jarak dekat dengan menggunakan pedang. Karena mode seperti ini, kaum pria sering merasa kesulitan untuk menghunus pedangnya yang tergantung pada pinggang sebelah kiri. Hal ini dikarenakan tangan kanan harus membuka kancing baju terlebih dahulu, akibatnya gerakan mencabut pedang jadi terhambat. Nah, supaya lebih cepat, kancing baju dipindahkan ke sebelah kanan dan dengan tangan kiri bisa membuka baju, dengan demikikan tangan kanan bebas untuk memegang hulu pedang.

Penelitian para arkeolog menemukan bahwa kancing telah dipakai lama dan lama sekali, mereka mengklaim bahwa kancing telah dipakai jauh sebelum manusia mengenal tulisan. Namun kancing baru menjadi populer sekitar tahun 1200-an ketika jubah mulai longgar. Seperti yang anda semua ketahui, jubah sudah tidak memerlukan kancing, cukup ikat pinggang atau disemat memakai peniti.

Dewasa ini, kancing baju dibuat dari bahan plastic atau logam, sedangkan zaman dahulu orang memakai kancing yang terbuat dari kerang, beling, kulit, mutiara bahkan dari emas seperti yang pernah dilakukan oleh orang Yunani, 4000-an tahun yang lalu!

Pada jas, kalau anda perhatikan, anda akan menemukan kancing yang dipasang berderet pada bagian pergelangan lengan. Kalau dipikir-pikir kancing pada bagian tersebut tidak ada gunanya selain sebagai hiasan. Namun, ada sejarah unik tentang kancing pada bagian pergelangan lengan ini.

Sekitar tahun 1700-an ketika Prusia diperintah oleh Raja Friderich Agung, tentunya dia memiliki sejumlah tentara yang sering diperintahnya untuk berperang. Raja ini konon katanya sangat disiplin dan pembersih, karena sering turun ke medan untuk memeriksa para tentaranya. Ia penah dibuat kesal oleh para tentaranya, yaitu pada saat dia menemukan lengan seragam tentaranya sangat kotor dan dekil, lebih dekil dari bagian manapun. Selidik punya selidik, akhirnya misteri dekilnya ujung lengan seragam tentaranya terungkap! Yaitu para tentaranya sering memfungsikan ujung lengan bajunya sebagai “lap” penyeka keringat muka.

Akhirnya Raja menemukan akal. Yaitu dengan memerintahkan orang-orang untuk memasang kancing di ujung lengan tersebut. Para prajurit yang masih “bandel” ingin menyeka keringat dengan ujung bajunya akan mendapatkan wajah yang merah-merah akibat lecet-lecet karena beradu dengan kancing. Waaahhhhh!

Sekarang pun mode kancing di ujung lengan baju ditiru untuk dipergunakan pada jas sipil, namun sebagai fungsi untuk hiasan saja dan bukan untuk penyeka keringat.

Ada lagi nih cerita tentang kancing pernah terjadi di Inggris,dari Birmingham dimana saat itu kota Birmingham adalah pusat industry kancing sekitar abad 19. Balai kota Birmingham rupanya fondasinya menyimpan kulit kerang dalam ukuran yang sudah berton-ton banyaknya, dimana di abad lalu merupakan sumber utama bahan baku untuk membuat kancing kerang. Cerita yang berkembang seputaran kancing berbahan baku kulit kerang ini adalah ketika persediaan kulit kerang dunia mulai menipis pada sekitar tahun 1870-an, orang-orang Inggris berpikir-pikir akan membongkar Balai Kota Birmingham ini. Entah bagaimana kelanjutannya, namun pembongkaran Balai Kota ini tidak terjadi, tapi setidaknya ide pembongkaran memang pernah ada. Hanya karena kulit kerang untuk bahan baku kancing.

Kancing, pada perkembangannya hingga sekarang ini sangat erat hubungannya dengan mode, namun masih berfungsi hanya sebagai hiasan saja. Dan hingga detik ini kita semua sepakat bahwa kita akrab dengan kancing. Betul apa betul....!!! :v :D

dan Sampai disini saja postingan yang sekedarnya.. hehehe

post by : penulis bayangan

Apresiasi to
Awan cristianto pim
 

PENGADILAN KOCAK


Hakim: "Anda kenal dengan tersangka?"

Saksi: "Tidak pak!"

 
Hakim (mengulang): "Anda tidak kenal dengan orang ini?"

 
Saksi: "Kalau dia kenal, namanya Kadir, bukan Tersangka."

 
Hakim (mulai jengkel): "Jadi anda kenal dengan saudara Kadir?"

 
Saksi: "Tidak Pak."

 
Hakim (geram): "Lhoo... Tadi katanya kenal?!"

 
Saksi: "Sama Kadir kenal, sama saudaranya tidak!"

 
Hakim: "GRRRRR!"
*Lempar saksi pake palu*

 

Kisah 3 Vampir

Pada suatu hari ada 3 orang vampir lagi unjuk taring atas kehebatannya masing-masing dalam hal menghisap darah dan membunuh mangsa.
 

“kebetulan nih malem dingin banget, gue jadi laper neh” ujar vampir pertama.
“gimana kalo kita adu kekuatan, sapa yang paling cepet ngisep darah” tanya vampir kedua..
“okeh…!!!”
“gue duluan” celetuk vampir pertama…
lalu…whuuusssss…vampir pertama melesat..gak lama, selang lima menit dia kembali lagi dengan muka penuh darah dan sambil berkata..”lo liat gak kota dibawah sono??”
“iya liat” kata vampir dua & tiga
“semua penduduknya udah pada tewas, gue isep darahnya”
aahh, belom seberapa, neh liat gue..dan vampir kedua pun melesat tajam..selang tiga menit, diapun kembali dengan wajah belepotan darah, sambil berkata…
“lo liat kampung dibawah sana?? semua penduduknya dah pada tewas gue isep darahnya!!”
“aahh kecil, neh liat gue!!” vampir ketiga pun terbang melesat tajam… dan gak sampe satu menit dia udah kembali dengan darah diseluruh muka… dan dia berkata “lo liat tiang listrik dibawah sono??”
“iya..iya liat…”
“sialaaan..gue kagak liat!!@#$%^&%*^&#”

hahahahaa...

 

Peduli akan melahirkan Kebahagiaan

Ini Dimana Saat saya mengikuti seminar di salah satu Universitas di Kalimantan, Saya menjadi Peserta, dan Penuh sekali Untuk mendengarkan Motivasi dari seminar Bapak Dr. Ir. Abdul Basith.

Ada satu kutipan yang beliau sampaikan, "Binaragawan yang berbadan seperti ini (memperlihatkan sosok Ade Rai) apakah diam saja, tidak Di Berlatih terus menerus, dan dengan barbel yang kecil hingga barbel yang berat, Begitu pun Jika Ingin sukses, Berlatihnya ya dengan usaha, Barbelnya ya Beban kita, bagaimana kita harus bisa mengangkat barbel, atau melewati beban itu." itu ujarnya.

Beban yang dimaksud adalah seperti penolakan, kemunduran, dan lain sebagainya. tapi dengan beban seperti kita menjadi lebih tahu bahwa bagaimana jalan kita selanjutnya, pengalaman yang mengajarkan segalanya. Umur pun bukan masalah karena Pak Sanders pendiri KFC pun beliau saat itu berumur enam puluh lima tahun. Semangatlah....

Beliau (Pak Abd. Basith) juga menekankan bahwa jika ingin sukses, selain berusaha juga harus peduli dengan sesama, itu yang saya kagumi dari beliau, apalagi saat beliau memperlihatkan Profil pengusaha sukses dari nol hingga mereka bisa menjadi orang besar, itu bukan dengan cara instan tapi dengan Usaha dan peduli sesama.  Ya paling baik itu adalah peduli dengan sesama, entah dengan cara kita sendiri, seperti bersedekah, merawat anak yatim, menolong sesama, atau dengan cara yang lain.

Jadi lah orang baik, dan peduli, Bukan menjadi orang baik untuk dirinya sendiri. Careful..

Saya menulis ini bukan untuk menggurui tapi untuk berbagi, saya juga Pembelajar, Biarkan kita salig belajar, Saya pun bukan orang yang pandai termasuk dalam hal menulis, saya menulis dengan semua cara saya. Walau pun tidak seindah penulis blog lainnya. tapi Saya hanya ingin membagikan pengalaman saya.




salam Penulis Bayangan 2004

 

WANITA DENGAN SENYUM INDAH

Ibarat Bunga yang tumbuh dan mekar, begitu saat aku mencintai mu, entah kenapa aku tidak bisa berpikir normal, selalu dirimu yang aku pikirkan. Tiap saat di dalam doa ku sisipkan namamu agar Tuhan selalu menjaga mu dan mengasihi mu. Aku bingung untuk harus mulai darimana saat ingin bicara dengan mu, rasa ini akan kah selalu ku simpan, Ah... aku tak sanggup aku harus mulai walau pun aku harus bersabar jika hasilnya tidak seperti yang aku inginkan..

Aku mencoba untuk selalu memperhatikannya, selalu ada walau tidak dia butuhkan, tapi tahukah  wanita dengan senyum indah, rasa ini sudah tak tahan lagi untuk ku simpan.

Aku memulai dengan canda tawa, lalu setelah itu aku menembaknya,  dan tak ku sangka dia memang menolakku. Lalu semula bunga ini mekar menjadi perlahan layu tak ada yang memberikannya pupuk semangat lagi. Dan aku harus bersabar, dan mulai berbenah diri lagi mungkin memang aku tidak pantas.

Aku selalu merasa Bodoh saat dimana Aku masih menyayanginya walau aku sudah tahu Sayangnya bukan untuk ku, aku selalu menunggu, dan akhirnya selalu menunggu hingga aku lelah, jenuh dan hilang harapan untuk bertahan lagi. Menunggu yang tak pasti, membuang waktu ku untuk mendapatkan sesuatu yang pasti.

Hey.. Wanita dengan Senyum Indah, Biarkan aku belajar lagi, agar bisa berbenah diri untuk jauh lebih baik, aku tak bisa menunggu mu terlalu lama, bukan karena aku tak sayang lagi, tapi harus berapa lama aku menunggu, sampai aku mati. Oh tidak.. Aku bukan Orang yang menunggu ketidakpastian, aku menunggu karena aku memberikan waktu agar kau paham bukan untuk menunggumu hingga diriku seperti orang bodoh yang tak tahu harus kemana lagi.

Dan Seperti yang kau ucapkan pada ku, "Biarkan aku dengan jalanku dan kamu dengan jalan mu, Kalau memang kita jodoh, Tuhan pasti akan memasangkan kita lagi." 

Terimakasih..
 

Awal Kemunculan




Apa yang harus saya lakukan Ketika untuk Pertama kalinya saya menjadi seorang blogger...?.
Saya hanya sebagai Penulis Bayangan yang menulis apa yang ada di pikiran saya, yang saya pikir dengan mempublikasikannya ke Blog, akan bisa di baca oleh semua orang. Dan Sebagai Bahan Bacaan, dan Bila ada manfaatnya itu pun salah satu maksudnya. Saling Berbagi, Ya Share antar Sesama.

Saya juga sangat senang menulis, lewat blog inilah saya salurkan itu, walaupun tulisan saya Tidak Seindah dan Sebaik Hoeda Manis, salah satu penulis yang saya kagumi karyanya. dan saya juga berterimakasih dan sangat bangga dengan orang yang semisterius itu, karena dengan Tulisan tulisannya saya bisa memulai menyukai sebuah tulisan.

Saya juga Berterimakasih Kepada Penulis Penulis Lainnya Asma Nadia dengan karya-karya indahnya.. Saya sempat berpikir, bagaimana saya menulis sebagus dan seindah Mereka, Para penulis itu selalu memiliki banyak perbendaharaan kata, sedangkan saya hanya sedikit sekali. Selalu hadir Inspirasi dari setiap membaca tulisan mereka, namun saya sendiri tidak bisa menciptakan Inspirasi itu, seperti apa yang mereka tuliskan.

Nah, untuk saat inilah saya mulai menulis dengan kata-kata saya sendiri, semoga bisa bermanfaat, dan nantinya saya bisa menulis sebaik mereka.

Salam Penulis Bayangan 2004